Header Ads

Antrean Baca
recent

Sapuan Jeram Di Alas Kaki


Mendekil puan dalam belaian gelap-gelap sudut malam
Hingar-binar musik jalanan mendendangkan lagu parau yang tak jelas
Belas-belas berbelas dalam cawan-cawan keras pelolong gairah malam
Tikam! Pasung dalam aroma penyekik norma yang tak normal
Meraungkan gelap malam yang pekat, sepekat cairan cinta yang tertahan
Satu, dua, tiga. Dualisme melekat pekat, tak bersekat namun berserikat
Dalam masa tenang, setelah letih membumbung ke aurora cinta
Rebahan sisa surgawi terbayar oleh deru-deru duniawi yang berlembar-lembar
Sapuan jeram di alas kaki, meski terkadang sakit namun tak bisa lepas
Jeram-jeram yang ada hanyala sakit yang sesaat
Sapuannya yang menjalar sepanjang jalan kaki yang telanjang hanyalah kerikil yang dekil
Yang akan menuntun ke jalan yang lebih empati, tanpa antipati
Jeram di malam hari, jeram yang menyandung tiap kaki-kaki yang telanjang
Jeram yang bertebaran di malam hari adalah tanda kehidupan

No comments:

Powered by Blogger.