Sweat Angel
Bertebaran
bunga awan menghujani geliat bumi pertiwi
rerumputan
mengharap belas kasih bidadari khayangan
untuk
membelainya dengan senyum manisnya itu
dibawah
sayap bidadari yg melepaskan aura kemolekannya
aku
sendiri menikmati butiran keringat bidadari
yang
menyeruak menebar sejuta kesejukan
tak
ada Bayu yg genit membelai tiap lekuk awan seperti biasanya
hanya
ada awan kelabu keabuan
sebagai
penyangga rasa letih tiap jiwa
redup
senja tanpa rembulan perak

No comments: