Manis Tubuh Dalam Angan
Inilah
Puisi lelaki yang sejati melafalkan keindahan wanita dengan segenap nafsu
Yang
mendekte lekuk-lekuk gairah yang terarah dalam gerah
Setiap
lekuk tubuh-tubuh yang siap disetubuhi itu mengandung magnet-magnet
Yang
akan menarik birahi keluar dari sarang yang pengap dan ketat
Teruntuk
yang putih mulus, setiap inchi tubuh adalah bagian hidung yang siap menerkam
Menerka
dan menerkam aroma-aroma tubuh yang membangkitkan kegelisahan
Teruntuk
yang putih mulus nan gagah menantang, setiap sentuhan adalah puncak kekaguman
Yang
akan mengagungkanmu kedalam lembah madu yang menyayat surga duniawimu
Dan
teruntuk yang putih bersih, setiap jilatan adalah sensasi dari pengecapan yang
harmoni
Yang
berselaras dengan segenap indarawi dalam menikmati karunia yang melekat padamu
Saat
dua jiwa melebur dalam pekat, sekat-sekat yang tersikat acuh adalah riasan termegah
Yang
akan melambungkan kedua jiwa menuju puncak keagungan dari proses kehidupan
Menuju
jalan yang dipenuhi rintihan dan desahan yang saling silang
Hingga
terlepas ujung nafsu, terus saling memahatkan aksara penuh nikmat yang lekat
Yang
akan terus melekat dalam alur waktu meski sesaat saja
Yang
akan terus membekaskan rasa rindu di tiap malam-malam dingin nan sepi
Di
dirimu adalah cuilan bidadari surga yang bisa direngkuh angkuh dengan imaji
Di
dirimu adalah nikmat surgawi yang terseret kedalam lingkaran imaji
Yang
mengabadi di sekujur waktu yang beku bersama remahan nikmat yang imajiner
Dirimu
megah dalam balutan remang bersama aura yang liar
Manis
tubuhmu dalam ruang imajiku yang mengkristal

No comments: