Header Ads

Antrean Baca
recent

Kata itu hilang



Kata itu hilang
Pastinya tidak pernah ku tahu
Namun rasanya perlahan dan pasti
Kata-kata itu mulai hilang
Seiring dengan hilangnya sebongkah hati
Mungkin ini kekanakan
Mungkin saja ini adalah awal yang baru
Untuk lebih menjadi manusia yang manusia
Kata itu telah hilang, doa-doa yang mati
Doa-doa yang penuh harap namun tertumpah ruah
Dan mencampakkan satu nama yang maha indah
Doa-doa berdoa parau, doa-doaku simbol kelucuan masa kini
Di saat diri mendongak ke masa lalu
Lelucon-lelucon itu nampak lucu terbungkus kukusan ego
Dan menampakkan kelemahan manusia yang sebenarnya
Memang manusia sebenarnya lemah
Selemah-lemahnya makhluk yang pernah ada
Hilangkan kata itu, dan lalu bangkit menjadi diri yang sendiri
Berdikari dengan sejuta otak-otak yang terus menggeretakkan ego

No comments:

Powered by Blogger.