Header Ads

Antrean Baca
recent

Mengasuh Asu


Sekian lama hidup bersama dalam ruang waktu yang sempit
Tiap-tiap hari yang telah terpijak menginjakkan bekas-bekas kenang
Yang menggenang di hati hingga basah melumuri ujung waktu
Du ujung waktu, tumpahan hati yang telah penuhi berubah benci karena ego
Ego yang menggonggong, ego yang merongrong
Mengubah semua gundah menjadi kebencian yang mencekik kenangan
Sekian lama waktu yang berlalu tersadar menjadi anjing
Di setiap gonggongannya merupakan bibit kebencian
Di setiap perlakuannya adalah pupuk kebencian yang mendalam
Hingga tengelam ke dasar jurang hati yang hitam, yang dipenuhi kebencian yang menjijikan
Hati menjadi terinfeksi kanker kebencian, hingga sorot mata selalu tajam mengiris segalanya
Apa yang ada dan apa yang berasal dari waktu yang telah ditempuh bersama
Menjadi sumber kebencian baru yang absurt setiap harinya
Hingga mendarah daging, puja-puji akan kematian mengagung untuk waktu itu
Cepatlah tinggalkan dunia ini, hingga lolongan gonggongan yang memuakkan itu tak terdengar lagi.

No comments:

Powered by Blogger.