RECTO VERSO
Duduklah
di atas lembaran jerami dan nikmati desahan angin yang parau membelai sekujur
tubuhmu. Diam dan rasakan lalu berbaring dalam ketenangan mimpi-mimpi malam.
Dalam hening, dua buah jiwa yang melayang-layang dalam diri manusia akan menguap
dan berbekas pada satu titik temu yang epik.
Teruskan
dan rasakan, gali setiap inchi dari diri dan temukan hal-hal yang tak pernah
ada sebelumnya dan proklamasikan penemuan itu menjadi dirimu yang lain. Tak
usah ragu lalu cemas jika kau temui dirimu yang lain bukanlah apa yang kau
inginkan, karena tak semua yang kau inginkan harus ada.
Semakin
dalam kau tenggelam dalam belaian angin bersama mimpi-mimpi malam, maka dirimu
yang lain akan menebal dan membuat dirimu yang asli semakin yakin akan kebenaran
yang nyata, kesadaran yang nyata dan kebijakan yang nyata. Recto Verso, adalah
jawaban yang paling tepat bagi mereka yang mendambakan keidealan hidup yang
terkadang membosankan ini.
Kaitannya
dalam kehidupan ini, semakin tenggelam dalam gelap mimpi-mimpi malam bersama
angin yang mendamaikan, akan semakin berfariasi pandangan hidupmu. Bukan
berarti menentang apa yang telah ada, cuma melihat sesuatu dengan dua diri
dalam satu diri. Semua hal yang ada di dunia ini sesungguhnya memang saling
berlainan namun saling melengkapi, dan itulah konsep yang seharusnya bisa
menekan ego hingga sebisa mungkin kehidupan ini akan menjadi lebih berfariasi.
Recto
Verso adalah keselarasan hidup yang akan membuka mata jiwa dan mengalirkan
kehidupan yang akan bermuara pada keidealan kehidupan. Dua sisi yang saling
melengkapi adalah jawaban bagi keselarasan hidup, dan itu adalah Recto Verso.

No comments: