Header Ads

Antrean Baca
recent

PENGANTIN


Tatanan rapi dalam peti kemas
Berbalut gaun-gaun nan compang penuh peluh yang merah
Dan getar-getar rasa asing yang mengencingin sekujur jiwa
Terasing dalam sapuan jarak yang menjegal kaki
Terombang-ambing segala arah, menggetarkan pilu-pilu lalu
Jerat-jerat memeluk erat erangan, dalam dekapan gelap yang dingin
Lalu berhimpitan saling berbagi kehangatan dalam ranum ruang sempit
Terombang-ambing dalam gelap yang sekat
Pekat-pekat masa depan terpasung duri-duri yang siap meniduri keperawanan
Bisik. Getar. Rancu. Desah. Peluh. Gaduh. Putus asa
Bergejolak dalam satu mimbar tawa-tawa iblis yang manis dulu
Disunting kebencian dan kutukan
Siap-siap menyiapkan dera jiwa dan diri dalam jarak yang pandang
Dan menjadi pengantin yang dibanting lalu pecah. Remuk terpuruk!
Dalam jejeran baris mimpi yang kusut dan larut dalam akut

Adalah mimpi terburuk bagi jiwa-jiwa tak tak pernah disunting kemegahan

No comments:

Powered by Blogger.