Header Ads

Antrean Baca
recent

Sepotong


Patah-patah
Mengurung diri dalam selimut merah berdarah
Rentetan tawa-tawa bergejolak mengoyak rahim yang terbelah
Darah merah bercucuran, patah-patah lengan dan kaki
Berkubang dalam merah, sang jabang bayi terseret keluar dari jalannya
Dan merengek dingin menuju kematian bersama sang ibu
Tubuh yang terpatah-patah menengadah pasrah
Luka-luka lama yang tak tau menau mengiris paksa tatanan sosial lagi
Dan tubuh-tubuh yang berserakan akan menutupi aib sang pemotong
Yang mengotong-gotong lukanya dan luka-luka dari sang ibu dan jabang bayi
Menuju padang ilalang yang akan menghilangkan semua duka yang sakit
Manusia sakit! manusia yang terlahir dengan rasa sakit
Mematikan diri dengan rasa sakit yang amit-amit!
Anjrit! Apa lagi yang bisa ku tuliskan untuk menggambar betapa indahnya perbuatanmu?


No comments:

Powered by Blogger.