Tanyaku
Sumbu tersulut mulut maut
Dan sungut-sungut memaut satu pancang
Tanyaku
Apa hanya satu hal yang terpaut?
Dan merautkan wajah garang-girang
Sumbu yang tersulut mulut maut
Mengerutkan wajah-wajah para tukang
pembersih
Dan menggerakan retak-retak anak
berangka
Yang berjubel merusak tatanan para
tanam
Dengan putih-putih yang bersih
Namun mengotori jejak-jejak waktu
Sumbu yang menyulut mulut maut
Telah menutup dan mangatupkan sulutnya
Dengan alasan yang tepat lekat
Namun wajah-wajah para tukang
pembersih
Masih tersungut-sungut ego
Mungkin bukan soal mengatupkan sulut
Namun soal keegoisan tanpa hati
Hohohohoho........
No comments: