INTAN
Bunga kecil yang mekar dalam bara api
Menggeliat menahan tangis api yang memeluk
tubuh
Tanpa tahu bayang-bayang hari esok
Intan
Ratapan tangis yang terkais oleh satu
kejengahan ego
Yang tak tahu harus melepas harap di
hari minggu
Dan benar-benar ditelanjangi oleh
bara
Intan
Rentetan bunga-bunga yang masih bisa
tumbuh elok
Dan tak seharusnya dipupuki oleh
kumbang bara api
Dan tak semestinya bermandikan
asap-asap yang menyesap isak
Intan
Suara-suara kecil yang termakan oleh
letupan ego
Yang mengagung-angunkan ego tak
berhati otak
Dan demi ego lupakan hal-hal lain
yang lebih amin
Intan
Batu mulia yang terkikis bengis
Yang melapuk karena keegoisan
Dan yang menjadi tumbal dasar ego
Intan
Salam-salam memeluk jiwa-jiwa yang
membakar
Dan menyelimutimu menuju awang-awang
Hingga terukir dalam rentetan waktu
setiap manusia

No comments: