Header Ads

Antrean Baca
recent

GETARAN


Getar kini, getar dulu, getar yang menyelubungi sekujur tubuh
Menjadi sensasi yang selalu terpicu oleh satu kata, yakni namamu
Dari ujung masa lalu hingga ujung masa depan, getar itu masih ada dan mengabadi
Menjadi rentetan nostalgia yang berpuisi jika ku tuliskan dalam sebuah waktu
Yang akan terus mengabadi bersama bebatuan yang terukir nama-nama
Menjadikannya tanda perasaan yang selalu dan akan selalu dikenang sepanjang alur waktu
Hingga mungkin menjadi legenda, getaran itu akan menggetarkan mata siapa saja
Mata yang menatapnya dengan sepenuh hati dan relungnya
Mata yang membacanya dengan sepenuh empati dan simpati
Getaran yang meneriakkan riak namamu, bahwa tidak ada lagi yang namanya cinta
Cinta yang lurus, cinta yang menjerumus ke dalam kubangan waktu
Yang dipenuhi detik-detik intrik personal yang legit lagi menggigit
Bukan cinta yang menjaring dan bukan cinta yang biasa dipengang primata
Namun getar itu adalah satu-satunya yang terselip di hati saat terlahir
Dan mengalir hingga bermuara di sebuah ikatan yang abadi
Getar itu, getar yang hanya ada sekali dalam kehidupan

No comments:

Powered by Blogger.