Header Ads

Antrean Baca
recent

LAGU DARI LANGIT


Langit sesaat tersesat, tanpa awan-awan yang memutih dan mengguratkan rasa degup
Tertelan oleh sepenggal rasa yang menjegal keselarasan batin
Langkah kaki yang semula tenang perlahan menjadi liar menyepak jejak-jejak setapak
Dari kejauhan, gusar menyengat wajah yang luluh oleh jegalan batin
Bersama langit yang masih tersesat tanpa riasannya
Kenapa harus sekarang? Kenapa harus terjadi?
Lagu dari langit mendendangkan alunan puja-puji bagi hati yang tercekat
Lekat dalam pelukakan air mata yang menyapu semua rasa gusar
Menjadi ledakan emosi di ujung lagu-lagu langit yang melangitkan raungan
Tak bisa menerima lebih cepat, tak mau menerima lebih cepat
Rentetan nostalgia dan sisa nostalgia yang mengalun bersama lagu dari langit
Bersimpuh peluh, tersujud menolak ketidak-inginan akan semua yang seolah semu
Termasuk lagu dari langit ini

No comments:

Powered by Blogger.