KARENA HATI TELAH MENYATU
Meski ada tetasan darah yang merekah merah, namun anyirnya
memupuk lubuk hati
Meyingkap semua tabir ego yang selama ini mengotak-ngotakkan
impian
Kaki-kaki yang berderu kekar bag kuda jantan bersama
teriakkan sang ksatria
Menyerang semua hal yang mengganggu bagi jalur masa depan
Masa depan yang tanpa cengkraman clurit di pundak-pundak
Dan masa depan tanpa aral untuk melangkah sesuai kata hati
yang asasi
Yang menyatukan rasa, yang menyatukan impian
Hingga bibit-bibit baru sekarang ini bisa tumbuh dengan
harga dirinya
Harga diri yang diperloreh lewat jalur merah tanpa serah
Kerena hati tlah menyatu, semangat dari kebebasan yang
berdengung-dengung
Akan dan selalu menjadi relief waktu yang membatu pada
otak-otak hati
Karena hati tlah menyatu, maka dari itu tepislah ego-ego
yang mulai berbuih
Untuk terus mejaga rekah merah yang telah mekar di jalanan
lalu

No comments: