Header Ads

Antrean Baca
recent

ADALAH DIA


Adalah nikmat jika pasak di hati tak bisa tergoyahkan dan memberi nyata
Pada serumpun hati yang telah terinjak-injak kelakuan waktu
Menatapi cerminan air dari balik kubangan kotor nan jijik.
Batang diri sendirian mengakar-akar sejengkal hara dalam bara jiwa
Dan mengharap tetesan embun yang bisa menyejukkan panas yang menggila
Dan merendam gigil dalam hangat yang sempat ada sebelum pecah
Kau ku lepas, ku telan dan telanjangi aku dalam pekat hati
Meraba-raba semua nikmat yang dulu dan kini masih ada dan terasa
Hingga kalut semakin akut, angkut aku ke dalam rahimmu
Dan keluarkan aku dalam bentuk lain yang sama, egoku!
Memuncaki rasa lain dari kehidupan yang telah kau beri
Dan terus mencari kesejatian dari titah sepahmu, terserah!
Hidupkan saja aku dalam keakuan yang pastinya tak menyusahkan
Lantas kan ku puja kau laksana ego yang memperbudakku.

No comments:

Powered by Blogger.