Header Ads

Antrean Baca
recent

RASA MALAM


Ada secerca kecil yang mengambang pada luka hari
Dengan deru Asu yang melolongkan pertolongan basi
Setiap waktu yang memutih di hingga batas hitam terbuka
Degup kebencian yang mengakar di hati menyeru nyeret kutukan
Kiasan hidup yang selalu berkata pada dusta yang nyata
Di saat semua membisingkan keterasingan diri
Rasanya hanya hitam malam yang nyata memperdulikan ketenangan
Bersama rasa-rasa negatif yang mulai aktif melumuri jiwa
Dan tanpa sungkan merendam hati yang berkarat dalam pekat
Dan membiarkannya hanyut bersama angin malam yang seram
Malam selalu malam, dan selalu memberikan rasinya meski hanya sepekan
Namun seakan-akan abadi bersama hening malam adalah jamuan terbaik hari
Lantas mengulang lagi hari-hari yang bertengger pada satu titik aduh
Dan mengendus-ngendus malam, berharap malam adalah hari yang sesungguhnya
Sesungguhnya untuk diriku membanting sisa hari-hari yang menghitung mundur
Pada dusta yang terukir pada otak yang mulai berontak
Di mana malam? Biarkan saja keabadian malam sunyi menghiasi sejagad pikirku yang kikir

No comments:

Powered by Blogger.