LOVE & LUST
Cinta,
adalah daya tarik personal yang sebenarnya sangat sukar untuk dijabarkan karena
sifat semestanya yang maha luas mengambang-ambang di pusara jiwa. Cinta bag
magnet yang hanya bisa saling tarik menarik jika kutubnya saling berlainan, dan
jika ada cinta antar kutub yang sama, tolak menolak akan memisahkan mereka.
Cinta ada dan menyebar ke seantero atmosfir di dunia ini, terhirup dan menjadi
hal lumrah yang menemani setiap kehidupan di bumi tanpa pandang bulu. Cinta selalu
tumbuh di setiap jiwa-jiwa manusia, baik tua maupun muda dan tak ada satupun
manusia di dunia ini hidup tanpa cinta. Jika ada, itu hanyalah sebuah pengakuan
atas kekacauan yang pernah terjadi di waktu yang lampau. Cinta yang memiliki
arti semesta akan selalu dan selalu berkembang seiring dengan perubahan tatanan
dunia, namun arti dari cinta yang sebenarnya tak akan pernah pudar oleh waktu.
Karena arti cinta yang semesta, cinta akan selalu membawa dua pilihan bagi
manusia yang telah memetik cintanya, yakni bahagia dan kecewa yang memiliki
rentang waktu yang relatif sama.
Nafsu,
adalah daya tarik personal yang sebenarnya sangat sukar untuk dijabarkan karena
sifat semestanya yang luas mengambang-nagambang di pusara jiwa. Nafsu bag
gemuruh yang nampak mengagumkan dari balik awan-awan hitam namun mengagetkan
saat keluar. Nafsu ada dan menyebar ke seantero atmosfir di dunia ini, terhirup
dan menjadi aksesoris wajib bagi kehidupan di dunia ini. Nafsu selalu tumbuh di
jiwa-jiwa manusia, baik tua maupun muda dan tak ada satupun manusia di dunia
ini hidup tanpa nafsu. Jika ada, itu hanyalah sebuah keangkuhan dari manusia
yang mencoba ego tertingginya. Nafsu yang memiliki arti semesta akan selalu dan
selalu berkembang seiring dengan perubahan tatanan dunia, namun arti dari nafsu
yang sebenarnya tak akan pernah pudar oleh waktu. Karena nafsu yang semesta,
nafsu akan selalu membawa dua pilihan bagi manusia yang memutuskan untuk
menggapai nafsunya, yakni puas dan sakit yang memiliki rentang waktu yang
relatif sama.
Cinta
dan nafsu, dua hal yang kembar namun tak identik. Cinta ada karena nafsu dan
nafsu ada karena cinta, keduanya lahir bersamaan saat manusia telah siap
menanggalkan sedikit egonya untuk hal yang ia cintai atau nafsui, dan secara
sadar atau tidak telah siap menerima satu dari dua pilihan yang akan diterima
dari cinta atau nafsu. Cinta dan nafsu adalah semesta, meski cinta sering
digadang-gadang sebagai rasa terbaik
dari manusia, namun tanpa adanya nafsu, cinta hanyalah kesombongan ego. Dan
nafsu yang sering digadang-gadang sebagai rasa
terburuk dari manusia, tanpa adanya cinta, nafsu hanyalah kebengisan ego.
No comments: