Header Ads

Antrean Baca
recent

MANUSIAWI


Wajar saja jika setiap sisi yang ada di kepala manusia akan selalu tak sama. Jika menurutku adalah benar jika benci adalah unsur emosi yang paling rumit dan mematikan dan diperlukan oleh seorang manusia. Bisa jadi menurutmu kebencian harusnya ditiadakan untuk membuat kehidupan manusia semakin indah nan tentram dan membosankan. Adalah manusiawi jika saling tolak-menolak bag kutub magnet melekat pada hati manusiawi.
Batasan pengetahuan setiap manusia mempengaruhi pola permainan logika akan esensi. Sebut saja jika hal-hal negatif itu sebenarnya tidak ada dan memang tiada, namun bagi orang-orang yang pola permainan logikanya berbeda akan mengatakan bahwa hal-hal negatif itu ada dan sangat merugikan. Semuanya kembali ke pola permainan logika masing masing dalam menanggapi hal-hal yang tak serasi itu. Jika kita hanya menggunakan satu pola permainan logika, maka kita akan mengesankan diri kita ini manusia yang berputar-putar, tak bisa jika keluar dari liingkaran yang sudah berputar sekian waktu. Dan jika kita menggunakan lebih dari satu pola permainan, maka kita akan terhuyung kedalam lautan luas dan bersiaplah tenggelam ke dalam caci maki.
Sangat manusiawi jika perbedaan pola bermain akan menimbulkan kebencian dan menghadirkan ego-ego yang kolot. Otot akan melindas pola permainan manusia yang tak sama dengan dirinya, karena memang manusia adalah pembenci sejati dari pola-pola yang asing bagi dirinya. Meski pola permainan itu serupa, jika ada saja satu kelainan atau cacat pastinya akan dilindas.
Manusia adalah makhluk pembenci perbendaan sejati, manusia adalah makhluk ego paling egois. Dan hal itulah yang membuat manusia bermanusiawi untuk sesamanya. Karena dengan hal tersebut manusia akan tetap bisa mempertahankan eksistensinya di dunia yang keji ini. Manusia adalah pemimpin dunia yang dipenuhi pola-pola yang rumit, yang akan membuat pola-pola lain yang terus berkembang dan berputar tanpa henti.

Adalah manusiawi jika manusia saling menghilangkan pola-pola yang tak seirama. Namun pola-pola baru akan selalu bermunculan guna mempertahankan pola-pola yang sering melindas dan menebas. Sangat manusiawi dan hal yang lumrah perbedaan yang ada akan membuat pola-pola baru yang semakin jauh dari pola-pola yang membuat manusia lain menebarkan rasa-rasa sakitnya.

No comments:

Powered by Blogger.