Header Ads

Antrean Baca
recent

SUARA DI PAGI HARI


Sisa-sisa mimpi masih menggenang di langit-langit kesadaran
Sinaran sang mentari yang ku hindari menghajar lebur mimpi-mimpi
Bising, ribut menggema hingga menusuk-nusuk mimpi
Terjaga, yang ada hanya kebencian yang tabu dan wagu
Pagi yang menyebalkan, pagi yang menyedihkan
Pagi kehilangan maknanya, pagi kehilangan wujudnya
Gema-gema kebencian yang ada membuat hati semakin kotor akan debu-debu kebencian
Sial! Kenapa harus terbangun karena gema-gema kebencian
Selimut dan tangan tak mampu membendung luapan-luapan suara
Suara itu membenciku, suara itu sumber kebencian
Rasanya ingin terus lelap bersama mimpi-mimpi kosong yang bolong
Karena disanalah tempat diriku bisa menjadi aku yang kaku menjadi laku
Namun itu semua hanyalah mimpi, yang akan pecah saat suara pagi menggema
Suara di pagi hari yang membosankan, suara di pagi hari yang menjemukan, muak!
Suara di pagi hari membuat mata mengernyir, menyiratkan hasrat pasif
Suara di pagi hari membawa benih-benih yang menggerogoti hati dan jiwa
Jiwa yang dibesarkan oleh suara pagi yang parau
Jiwa yang dibangunkan oleh suara pagi yang membenci dan memaki
Jiwa krisis akan alunan pagi yang indah bag cerita istanasentris yang basi

Yang akan tumbuh dan mati bersama lolongan panjang kebencian hidup

No comments:

Powered by Blogger.