Header Ads

Antrean Baca
recent

SEMESTA BIRU




Coba pandangi malam ini dengan segenap mimpi-mimpi
Jika kau temukan rasi yang tak kau ketahui maka aku adalah semu
Dalam luasnya semesta yang hitam itu ada satu hal yang paling terpuja
Dialah angan-angan semu yang terbang bebas melintasi ruang paling luas di alam pikir
Semesta biru, perwujudan imajinasi yang melayang-layang menggauli etika norma
Tak peduli seberapa erat, imaji akan tetap berhamburan
Tak peduli seberapa lama, imaji akan tetap ada
Langit adalah cermin bumi yang melenggokkan makna dari setiap orang
Sementara aku dan kau adalah kotoran kecil yang mewarnai pelik
Kita bagai bintang yang berkelit mencari secerca hinaan yang menguatkan
Saling melirik, mengulik keterasingan diri dalam-dalam
Tak mengapa kita menjadi idiot untuk sementara detik
Asalkan berdua kita bisa saling memandang rasanya semesta kita akan menyatu
Di dalam desah kepuasan batin dalam lingkup para bintang
Bersama, berdua legalkan norma-norma penyekik batin
Dalam semesta ini kita menyatu dalam kebodohan angan-angan yang agung
Menelurkan bintang-bintang yang menghiasi pelik semesta ini
Meracuninya hingga tewas dalam kesenangan batin
Tewas menggenggam semesta biru kita

No comments:

Powered by Blogger.