Header Ads

Antrean Baca
recent

CANCER FIGHTER


Helai demi helai saling ego berhamburan dari singgasana
Menyisakan kerontang yang pucat seantero senyum dulu
Raga kurus tergerus bibit-bibit kecil, jiwa bengkak teracun waktu
Jiwa tergenggam dalam satu kata putih bag garis hidup yang ditandai
Menyegel semua garis-garis yang tersimpan di benak
Kata putih yang basi, bag adegan kuno yang memaksa bibir untuk tersungging
Senyum semakin layu, jiwa dan raga meyusul dalam kalut nan carut
Ruang kosong, hampa mengambang dalam satu titik
Ruang hampa, kosong menari dalam dua koma
Tak ada lagi gerak-gerak yang menyeruak hati, semua bag padang tandus
Yang dialiri helaian hitam yang lepas dari sang mahkota
Tak ada lagi cantik rupa yang bertengger di tempatnya
Hanya putih, putih yang tak akan bisa dipoles dengan apapun
Perjalanan menuju akhir, sihir-sihir yang ada tak ubahnya polesan pada dahi nisan
Bukan itu, bukan itu yang penting untuk memekarkan padang tandus
Bukan sihir-sihir palsu bertopeng yang diperlukan untuk memekarkan padang tandus
Bukan pula puja-puji yang indah, puja-puji yang menerbangkan angan kosong
Hanya satu, dan itu bukanlah hal yang mudah untuk dimantrakan
Hanya satu, dan itu adalah hal yang tak bisa dituliskan dengan puisi apapun
Hanya satu, dan itu adalah...


No comments:

Powered by Blogger.