Header Ads

Antrean Baca
recent

BULAN BERCINTA


Ini adalah bulan Februari yang diberkati oleh dewa Amor, bulan yang penuh dengan hal-hal yang berbau cinta dan cinta. Mengingat hal itu aku jadi ingin menuliskan hal-hal yang berbau masam itu, bau-bau yang sangat jarang ku hirup dengan gamblang, dan akan tuangkan ke dalam kata-kata yang tak bermoral ini.
Bulan ini membawa keindahan dan kebodohan atas nama tradisi mencinta dan dicinta. Manusia yang tengah terjerat kedalam cinta searah akan mabuk dan pada malam-malam tengah bulan adalah keniscayaan dari apa yang telah mengular dan melilit urat nafsu mereka, bercinta adalah mutlak dan esensi dari cinta yang sejati. Sedangkan mereka yang telah terjerat kedalam cinta searah akan semakin menguapkan puja-puji yang akan saling membawa jiwa-jiwa mereka melalangbuana ke dalam gelap tengah malam sang bulan cinta, pertengahan bulan adalah tradisi untuk mengulang dan memupuk kembali sisa-sisa cinta yang berserakan di bulan yang lain. Sedang manusia yang tak terjerat oleh cinta searah akan coba bercumbu dengan tengah bulan dengan cara melelehkan kutukan dan dengki pada sang bulan cinta, namun tentu saja mereka itu tetap mendustakan bulan bercinta ini. Namun bagi mereka yang bebas dari jerat cinta searah akan berbijak dengan tetap mengagungkan bulan cinta ini dengan menebar serbuk-serbuk cinta, mengobralnya dengan murah demi sang bulan cinta ini.
Bulan bercinta adalah simbol dari keagungan sang pencipta. Cinta adalah rantai tertinggi dari sistem yang menyambung nyawa dari kelangsungan umat manusia, dan para nenek moyang telah dengan agungnya mempersembahkan satu malam untuk saling berikat dan lebur dalam naungan sang bulan, untuk manusia dan demi ketaatan pada sang Amor.

Bulan bercinta bulannya warna Pink, warna-warna lain akan tenggelam disaat tepat tengah bulan. Warna-warna yang ada dilebur dalam gemerlap warna Pink yang rakus didekap nafsu para pemujanya. Jikalau sang merah menganyir keluar, maka tawa bengis Amor akan bergema seantero malam bag mendapatkan kado terindah dari sang pemuja. Jikalau sang memang sang merah memang telah lebur, maka tetap sang Amor akan terkikik atas kelakuan pemujanya. Jadi, mari tebarkan cinta sepanjang bulan ini dan teguk madu putih sang cinta tepat disaat bulan tengah di tengahnya.

No comments:

Powered by Blogger.