Header Ads

Antrean Baca
recent

Yang Lebih Buruk dari Kebencian


Merebah, menyisihkan sesembahan yang mulai berubah
Dan jengah yang selalu melingkari punggung
Berdiri kemanapun bersama hati yang penuh dengan kebencian
Hingga senyum selalu saja membuat geli
Ketika tak tau apa lagi yang harus dibenci
Kerena rotasi kebencian yang ada mulai membosankan
Diriku tenggelam lagi dalam kubangan kelam ego-egoku
Dan ku temukan satu lagi ego yang jauh lebih busuk
Jauh lebih mematikan dan jauh lebih berbahaya
Adalah dendam!
Kebencian hanya ku rasakan sebagai rambu penyelamat
Yang akan menjaga diri dari hal-hal yang membuat muak
Namun masih bisa terkekang, namun terkadang bisa terlihat lucu
Sendangkan dendam, akan selalu tumbuh dan mengganas
Dan jika tidak terpenuhi, akar-akarnya akan terus tumbuh
Hingga diri menjadi tanah berbelatung, dengan dendam yang menggantung
Siap untuk mengutuk apa-apa sumber dendam
Yang lebih buruk dari kebencian? Dendamkan?

No comments:

Powered by Blogger.