Jejak Abadi
Sendiriku
terasing dari kilaun bintang yg tersenyum ramah
tanpa
sadar, terpaku tatapku menuju masa lalu
yang
penuh dg belaian manja
dan
sentuhan lembut aroma tubuhmu
ku
lihat rembulan murung menebar cahaya lembutnya
untuk
membelaiku dari kenangan manis itu
tak
mungkin ada yg sepertimu
karna
hanya dirimu satu ketulusan kasih abadi
mengenangmu
bersama hembusan alam yg sunyi
do'a
ku titipkan angin agar kau sejuk di alam sana
tenanglah
bersama ribuan bintang
yang
menghiasi tiap hati orang beriman
kau
tetap hidup di benakku
tak
pernah mati dihatiku.
No comments: