Pembolak-balik Hati
Dan mungkin berakhir di sini
Ketika hati mulai terasa basa dan
terasa sepa
Hari ini aku putih dan segar tertiup
angin pagi yang sejuk
Hingga jiwaku melambung tinggi
menyundul segala tirai sinis
Entah dengan hari esok yang masih
terselubung
Hari kemarin aku adalah hitam yang
tertumpuk sekam-sekam
Yang tak ada apapun di sepanjang
jalanku menerobos masa depan
Hanya berjalan linglung dan
terantuk-antuk kutuk
Tanpa pernah kembali menoleh oleh
suara apapun, hanya terus berjalan
Dan mungkinkah berakhir di sini?
Ketika hatiku mulai terasa manis dan
terasa amis
Hatiku dibalik lagi, hatiku dibolak
lagi
Hingga jejak hariku membuat senyum
saat ku toleh dan ku resapi
Tetapi, itu bukanlah hal yang buruk
Karena memang itulah bentangan jalan
hidup yang telah diukir untuk ku
Meski membuat hati ini semakin hari
semakin tebal dan bebal
Ah, aku nikmati saja pembolak-balikkan
hati ini.
No comments: