Header Ads

Antrean Baca
recent

Lagi ngantuk


Lagi ngantuk
Mata masih ngantuk dan otak masih belum pulih benar
Awang-awangku masih kabur terbawa rasa malas yang memelas
Memelas untuk tetap mengantuk dan terantuk angan-angan
Namun pagi sudah tersedia dengan hangat
Meski langakah kaki parau menyeret tubuh
Lesa dan asu hari kemarin masih ada di punggung
Rasa kantuk ini setengah menggilakannku
Yang harus tetap terjaga dalam keadaan terantuk kantuk
Untuk merapikan tumpukan kata yang berserakan di udara
Asal ku ambil dan ku ratakan saja tanpa makna dan dusta seperti bisanya
Hanya ekspresi kantuk yang bisa saja tak perlu di puisikan
Hingga hanya mejadi puisi basi yang menyekik pekik para pembaca
Lagi ngantuk, tak ada apapun selain tarikan nafas yang panjang tanda lega
Ngantuk lagi, aku biarkan saja tulisanku berantakan tanpa makna
Mungkin kelak ini akan menjadi lelucon yang konyol

No comments:

Powered by Blogger.