Header Ads

Antrean Baca
recent

ASAL TULIS


Asal tulis
Tak tau lagi apa yang haruis ku tulis untuk tetap menjaga para aksara
Apa yang ada di otak dan hati seolah sudah tertumpah hingga lega
Mungkin butuh rangsangan lagi, mungkin butuh kebencian lagi
Agar tetap bisa menjajarkan para aksara hingga tetap ada
Masih sedikit, masih secuil inspirasi yang tersisa hingga kini
Hingga hanya menjadi tulisan yang tak ada makna
Hanya menjadi tulisan yang membasi terawetkan dunia maya
Asal tulis, tak ada inpirasi untuk tulisan kali ini
Hanya sekedar bermain puzzle diksi yang mulai basi
Asal tulis dan menjajarkan isi di kepala sekarang
Tulisan ini, tulisan asal tanpa asa
Tak perlu dibaca bahkan, tak perlu dihiraukan
Abaikan saja rangkaian diksi basi ini
Asal tulis, retapan para pemulung inpirasi demi mengais waktu luang
Yang penuh ego walau telihat bego
Hanya tulisan asal yang kini bisa ku buat, karena hati sedang rehat
Tanpa kebencian dan mengakar ke otak hingga retak mengeletakkan diksi
Dan tanpa rasa yang perlu melahirkan tulisan-tilisan yang pantas
Ini adalah tulisan asalku untuk yang kesekian kalinya
Karena tulisan-tulisan kebanyakan berakar dari kebencian
Saat hati sedang kosong tanpa kebencian, seperti inilah tulisanku
Basi membasi buta, asal tulis demi membunuh kekosongan di waktu dan hati
Namun kenapa malah tulisan ini cukup banyak dan mulai membosankan?
Karena ini hanyalah tulisan asal yang tanpa sesal dan nyasar
Asal ku tulis apa yang ada di ujung otakku saja
Namun bukan semuanya murni dari otakku, karena masih ku pegang pasakku
Pasakku sebagai penyair kebencian hati yang memikat pekat yang tersekat
Ah, tulisan asal ini semakin ngasal dan ngaco!

No comments:

Powered by Blogger.