Ada yang hilang
Ada yang hilang
Saat mataku ku tatapkan pada alur
waktu orang lain
Yang berjejer dengan pundakku, terasa
sama namun berbeda
Seperti ribuan bising yang ada di
dalam pikiranku
Itu semua seolah menggerogoti isi dan
ruang hati
Menjadikannya selalu memantulkan
bayangan yang penuh debu diri
Menyeret lagi bekas waktu,
mengumpulkan lagi sisa-sisa waktu
Yang ada hanya rasa yang tak pernah
ku yakini sebenarnya ada
Apa hanya ilusi apakah hanya sekedar
bualan garis waktu
Yang menggerutu di ujung jalan ku
menuju rasa akhir yang anyir
Ada yang hilang terasa saat berdiri
mengitari waktuku
Yang berserakan tanpa pernah sadar ku
lalui
Memalukan diri dan jejak waktu sang
pemberi kehidupan
Sang pemberi kehidupan yang mulai tak
memberikan apapun
Untuk alur waktu yang berserakan
tanpa henti menggilakan langkahku
Di dalam ruang sempit yang penuh
busuk diri
Ada yang hilang saat semuanya ku
sadari pancang ego tlah menusuk hati
Hingga mengakar-akar dan membelukar
Tukar hidupku ini dengan aroma
sensasi yang lainnya
No comments: