Header Ads

Antrean Baca
recent

PADA SEBUAH BATU


Ada batu bertengger pada bahu jalanan nan gersang dan bisu. Angin yang berhembus menjadi nada alam-alam yang parau menghibur pesisir jalanan sunyi tersebut. Dikala hujan turun, batu dan jalanan gersang itupun dalam sekejap berteriak girang karena panas dan debu-debu yang melekat padanya tekah luntur terhayut oleh hujan. Namun bagi angin yanng parau, hujan akan membuatnya menjadi lebih gahar dan membuat segala disekitarnya menjadi risau.
Angin yang parau pun bisa menjadi angin yang sangat kencang dan bisa membuat bebatuan yang kokoh berpijak terguling karenanya disaat hujan. Batu yang sejatinya hanya diam menikmati parodi alam merasa senang karena ia bisa terguling karena hembusan angin yang kencang, dengan ia bergulir ia lebih bisa menikmati parodi alam lebih luas, meski itu mungkin hanya terjadi setiap beberapa tahun sekali. Sedang bagi angin, perubahan menjadi lebih gahar adalah agenda rutin awal musim. Dan saat angin berubah jadi gahar, ia turut membawa petir dan gemuruh bersamanya. Mereka, petir dan gemuruh adalah hal yang sebenarnya tak didinginkan angin. Karena mereka bergua adalah penyebab para penghuni jalanan menjadi ketakutan. Kalau saja hanya ia yang berubah menjadi angin yang kencang, itu pasti tak akan seberapa membawa rasa takut.
Di bawah rintik hujan, batu masih kokoh bertengger pada lain bahu jalan seolah tengah merenungkan makna dari tetesan air yang membasuhnya. Sedang angin secara perlahan kembali ke dirinya yang semula, ia menjadi lebih kalem dengan seiring beban yang ia bawa semakin ringan, hujan hanya tinggal gerimis, dan angin akan kembali menjadi angin yang parau yang bisa menghibur sepanjang padang jalan, meski ia nanti akan kembali menjadi gahar.
Batu masih bertengger teguh dengan segala renungannya sembari menunggu puncak kegaharan sang angin untuk beberapa tahun kedepan, menunggu saat ia bisa terguling lagi meski hanya beberapa centi. Karena ia tahu bahwa batu adalah batu, yang tak akan bisa tumbuh berat amaupun luasnya, tapi angin, ia percaya bahwa setiap tahun angin selalu berkembang dan setiap tahun hembusannya semakin kencang.

THE END

No comments:

Powered by Blogger.