Header Ads

Antrean Baca
recent

NOSTALGIA


Rasanya seperti menenggak semua kenangan yang telah lama ku bekukan. Saat langkah kaki ini kembali menapaki masa-masa lalu di dalam selembar waktu. Suasana yang parau dengan bisik-bisik usil angin, semuanya terasa tersuguhkan nikmat. Tawa dan perasaan yang terpendam kala itu kembali merekah indah, senyum-senyum sendiri bag orang gila pun menjadi gelitik tersendiri dikala sadar.
Jejak berhenti, dan mata tertuju pada satu lembar foto kusam dengan riasan debu. Bag magnet, langkah kaki langsung terseret menuju ke arahnya. Foto seperti ini akan lebih tampak bagus jika tanpa riasan, jari jemari ini langsung mengusap halus debu yang melekat. Senyum itu, mata itu, wajah itu masih terlihat indah meski kusam menutupinya. Angan dan kenangan melayang-layang di atas kepala, menjilati tiap rasa yang ditinggalkan oleh kenangan-kenangan indah masa itu.
Ku terduduk, memangku lembaran-lembaran foto yang menyuguhkan hidangan bernama kenangan nikmat. Nafas terhelai panjang, pikiran memproses air mata yang tertumpah lewat jalur mata, mata berkaca-kaca memantulkan rasa kangen dengan nuansa nan suasana kala itu. Nafas terhelai lagi, mencoba menghisap aura seluruh ruangan untuk sekali lagi bersiap meninggalkan semua kenangan yang ada di dalam ruangan ini. Semuanya harus dan memang harus ditinggalkan untuk bisa dikenang lain waktu saat langkah-langkah ini berkesempatan mampir, menikmati suguhan nostalgia yang hanya bisa dinikmati sekali seumur hidup ini.


THE END

No comments:

Powered by Blogger.