Setengah
Terbelah sebelah diri yang telah
cukup lama mematung
Menyadari diri tlah terbelah setengah
saat memandang wajah bulan
Diri semakin mengkerut karena
kebodohan diri yang menggenang
Dan menjadi cambuk yang meremukkan
muka, hingga tinggal setengah
Saat diri memandang lagi, wajah yang
tinggal setengah menjadi jengah
Dan saat memandang lagi, tetap masih
setengah
Diri menjadi jengah dan ah!
Wajah tak lagi utuh saat memandang
wajah bulan
Setengah, mungkin ego itu yang telah
memotongnya
Dan mempermainkan diri dalam labirin
jiwa anak-anak tanggung
Yang selalu menyunging diriku saat
memandang wajah bulan
Tinggal setengah wajahku
Tertinggal setengah wajahku entah
kemana
Meninggal setengah wajahku di waktu
yang lalu
No comments: