Nostalgia Negatif
Ada deret-deret aroma nostalgik, epik
menggelitik diri
Saat tenggelam dalam lamunan akan
jejak diri hingga kini
Dan ada remahan waktu, yang jika ku
cicipi terasa menggelikan
Mungkin saja bukan hanya aku yang
sempat mencicipinya
Remahan waktu diri saat tengah
tenggelam dalam kubangan masa gelap
Menjadikannya nostalgia yang penuh
dengan rasa-rasa negatif
Sebuah perjalan, menuju terang atau
gelap yang tanpa akhir
Namun pasti akan berakhir pada jalan
cahaya, suka atau tidak
Itu bukan pilihan, kecuali jalannya
terpenggal dan mematikan langkah
Dan deret-deret aroma nostalgik itu
terekam dalam lembaran buku
Yang jika ku baca dan dibaca oleh
orang lain akan mendatangkan gelengan
Dan menjadi sebuah memoria hidup
untuk kematianku
No comments: