AKHIR PILIHAN
Dan berakhir pada kematian
Setelah memeluk bulan-bulan yang berjejer
Semua doa-doa yang dikalungkan menjadi hiasan diri
Yang semakin gencar dicecar, di penghujung napas
yang lepas
Ah, semua otot-otot kekar itu kini tak lebih dari
sekedar kelenjar yang bercecer
Yang siap dihidangkan teruntuk penghuni bumi
Dengan tangis-tangis yang menggiring iringan
Dan berakhir pada kematian
Semua yang selama ini dijunjung terbanting
Hingga pecah memecah recehan keping jiwa
Ah, semuanya hanya omong kosong selain jalan menuju
pada kedukaan
Yang berakhir pada satu titik rela
Dan berakhir pada kematian
Manusia-manusia yang lemah akan gigitan virus
Dan berakhir pada kematian
Orang-orangan yang kolot menguliti otaknya
Dan berakhir pada kematian
Jiwa-jiwa yang tak bisa menuju titik rela
Dan berakhir pada
kematian
No comments: