MENGGENGGAM KENANGAN
Entah
sudah berapa lama waktu yang telah habis di sisiku
Namun
baru sekarang terasa begitu berharga
Meski
hanya sedetik saja, aku ingin membawa satu persatu detik itu
Menggenggamnya
bersama waktu yang sebentar lagi tak akan berdetik
Semenjak
hari itu, air mataku tak kunjung reda juga
Melihat
diri-diri yang seakan terpasak oleh jarum waktu
Tapi
aku hanya bisa mengatakan semua akan baik-baik saja
Meski
aku tahu itu sebuah dusta, hanya untuk menguatkan diriku sendiri
Agar
tak begitu pahit mendengarkan detak waktu
Mungkinkah
bisa ku bawa semuanya senyum yang pernah ada
Menjadi
kado terindah yang bisa ku lihat setiap saat
Dalam
siksa otak yang menggerogoti seluruh tubuhku, tapi tidak jiwaku
Aku
ingin menggenggam saat yang bahagia
Agar
selalu ada di sisiku saat perlahan-perlahan aku kehilangan mahkotaku
Dan
menjadi semakin jelek lagi buruk
Aku
ingin menggenggamnya, semua kenangan itu yang pernah ada
Dalam
hitungan mundur waktuku, aku menggenggam aku
Dan
menjadi abadi tanpa waktu yang berdetak lagi
No comments: