Header Ads

Antrean Baca
recent

Re:


Aku dihancurkan lagi, patah lagi
Malam mencengkram tubuh hingga insomnia
Jutaan pikiran terkikir dalam detak waktu yg menggerutui
Aku kembali terjerat jerat-jerat hati yang linglung
Dan terpasung di dalamnya
Kembali
Aku kembali mengumpulkan serpihan Tuhan yang sempat ku buang
Dalam comberan waktu yang tak tentu lagi
Patahan-patahan ku susun ulang, mengulang semua dari nol
Yang telah lama ku tinggalkan kini mulai merangkak naik
Meski masih sadar tak akan ku kubang apa adanya diri
Dan mensarikan titik beku hati otakku
Dan hilangkan semua nilai-nilai kesemuaan egoku
Untuk melangkah dalam cahaya dengan hitamnya hati yang masih tersisa.

No comments:

Powered by Blogger.