Header Ads

Antrean Baca
recent

Ku Puisikan Kebencian


Ku Puisikan Kebencian
Ada kalanya memang saat hati tengah terpanggang
Paling nikmat adalah melepaskan asu-asu yang terkekang
Dari dalam mulut lantas menyeruak
Menyerbakkan emosi yang tak terbendung
Bersama asu-asu simbol kekesalan
Dan selesai
Namun akan berujung pada luka astral di hati
Yang tak siapapun tahu
Ada kalanya memang saat hati tengah terperangah jengah
Paling asik adalah menguliti sumber kegeraman hingga anyit
Lantas terkekeh bag orang sinting yang kehilangan otaknya
Hinga puas hingga tak hingga bingarnya
Ada kalanya saat hati tengah lelah dan payah
Memainkan kata-kata hati dan memboyongnya dalam secarik kertas
Dan lembaran demi lembar puisi asu yang terlahir
Akan terlihat lebih hebat dari pada emosi yang menyeruak
Ah, aku berpuisi asu! 

No comments:

Powered by Blogger.