Header Ads

Antrean Baca
recent

Salah pilih cita-cita




Kenapa aku tak terlahir dengan sifat serakah? Karena ku rasa sekarang cita-cita yang sedang ku jalani sama sekali tak menghasilkan rupiah, ah! Kenapa dulu aku tidak bercita-cita jadi pejabat yang dapat membabat rupiah dengan gampang atau pengusaha agar dapat mengkapilatiskan ladang rupiah, ah! Aku salah pilih cita-cita.
Cita-citaku hanyalah ingin menjadi seorang seniman agar selalu bisa menyalurkan egonya. Namun sekarang cita-cita itu tidak bisa banyak menghasilkan rupiah, ah! Kenapa aku tidak memiliki sifat serakah? Kenapa sejak kecil aku tidak diajarkan tentang sifat tamak dan serakah agar hidup bisa lebih wah, ah! Andai saja aku punya sifat serakah pasti saat ini aku sudah menjadi senima serakah yang mewah.
Aku salah memilih cita-cita, cita-citaku salah karena tidak bisa memperkaya kehidupan yang aku hidupi, ah! Bisakah aku memulai untuk bersifat serakah? Agar tetap bisa mulut ini mengunyah sesuatu bukan hanya sekedar angin lapar. Aku salah memilih cita-cita!

No comments:

Powered by Blogger.