Header Ads

Antrean Baca
recent

MENJAGA AKAR HARAPAN


Waktu yang terus berdetak menyeret sisa-sisa otakku
Hingga terpatuk oleh gemeletuk jiwa yang mulai menguap
Terpanggang oleh hilir mudiknya angin dua sisi
Hingga diri hanya bisa mematungkan jati diri dalam seutas ego
Aku kalut dan hanyut dalam buaian otak dan hati
Mencoba mencari sisa-sisa pembenaran yang mulai berkarat oleh waktu
Waktu mengutuk langkahku rasanya
Hingga hatiku senantiasa dimati-redupkan seenaknya
Aku terpatuk aku terantuk alur kenangan yang memenuhi malamku
Hingga hati utuhku perlahan terkikis hingga tinggal sebongkah
Arah jalanku masih bersama bayang-bayang masa lalu yang membuntuti
Yang terus melilitku dengan rasa penuh kecewa yang mewah
Aku tertawa sendiri seperti gila sendiri
Dengan hati baru yang ku pahat dari sebongkah sisa hatiku
Aku mencoba menjaga sisa harapan yang masih melekat di hati
Karena itulah alasan aku hidup
Untuk saat ini!

No comments:

Powered by Blogger.