Header Ads

Antrean Baca
recent

Angin


Membaca sastra alam laksana hembusan angin senja
saatnya datang berhembus
jarang kita mengagungkan & merasakan kesegaran aromanya
dan saat hembusannya meninggalkan raga yg gerah akan hembusannya
kita baru sadar bahwa berartinya hembusan sang Bayu
tak bisa dipungkiri, setiap pertemuan pasti ada perpisahan
dan perpisahan itu bukan akhir dari segalanya
karna angin akan tetap berhembus menuntun langkah kita.

No comments:

Powered by Blogger.