lama sudah rasanya menimbun rasa
dalam sepi dan suram
menyendiri dalam sunyi
aroma mati menikam nuansa
malam semakin gelap menenggelamkan rasa
sepi tertusuk angin
merinding tergigit hawa
nafsuku membiru, mencabuli malam-malam ranum
harum dan semeerbaknya angkasa. pelacur asa!
temani gelapku desah, desah panas diatas semu
yang sepi akan lahirnya cinta, cinta yang berserakan
mengotori kebencian
malam-malam ranum, buah dari kesunyian hati
telanjanglah dalam gelap, butakan hati akan benci
ludahi kebodohan ini
agar wangi tubuhku semerbak di sana
No comments: