beradu mulut dihadapan orang-orang
mengais sisa-sisa nurani
itupun kalau ada
karna tak ada lagi hati yang benar-benar tulus
semua memilih karna uang
dan tentu kebodohan diri menjadi terhalang
dan membujur saat dusta beranak pinang
memnuhi janji palsu mereka
yang menang yang berbohong
yang kalah yang yang menangis
menangisi banjir uang dari sumpah serapah penuh dusta
dan mereka menggunjing diri sendiri
kenepa tidak saat itu?
karna mata buta tertusuk uang
karna hati mati tertindas kebodohan
untuk apa itu semua?
mereka untuk apa?
yang bodoh untuk apa?
dan yang mengaku suci terkena tai kemunafikan
dan yang mengaku suci juga termasuk bodoh
No comments: