Header Ads

Antrean Baca
recent

R.I

Gerombolan kotor membangun pikiran.
Menindih dan menyumbat jiwa-jiwa lemah.
Kami yg baik mati di atas kebaikan.
Dan kami yg buruk hidup dalam kebaikan konyol.
Atasku, tlah busuk hatinya. Penuh lendir busuk. Menjijikkan!
Bawahku, menangis daki menyelimuti kebencian.
Bodoh dan tolol.
Merayap di atasku, menjadi udara.
Telanjang tak telanjang tetap telanjang.

Setia memenuhi liang neraka, surga dunia.
Mati! Di atasku mengendalikan lalat.
Untuk terbusuk yg membangkai.
Hati yg mati, batin yg membusuk.
Punahlah...

No comments:

Powered by Blogger.