bukan meradang di dalam kehidupan mimpi
bukan pula melacur sepi di pembaringan angan
namun goresan tinta Tuhan melekat dan menggumpal di sisi
tak ada kuasa menolak semua ini
rasa benci menjadi kekuatan hidup
rasa iri menjadi kekuatan semangat
dan rasa cinta hanya debu busuk yg terkandang sepi
tak ada mata yg melirik
hanya ludah yg membusuk disisi
hinaan dan sinis hati setia menunggu
di pinggiran hati
menjadi gembel di lubuk hati sendiri
tanpa harapan yg terang
dan hanya sendiri yg ditiap langkah
hati hanya satu
dan hidup hanyalah suatu keburukan janin
bagi seluruh orang jalanan
tetap setia menggores senyum palsu
dan luka asli
No comments: