terasa sepi saat ajal menjemput dirimu
kau terbaring lesu meninggalkan ku
sepi hari tanpa tawa
sepi hari tanpa tangis
disini, kini ku sendiri melacur sepi
sepi walau ditengah prostitusi hati
sendiri tanpa bayangmu
mungkin belum bisa dan terbiasa
lepas bersamamu
hilang bersamamu
di duniamu saat ini
adakah setan atau iblis penggantiku
di duniaku
sulit mencari iblis sepertimu
iblis termanis yang pernah ada
mengisi longgar dada busuk ini
adakah kau disana menikmati belaian hangat neraka
seperti waktu api membakar lokalisasi kita
di peraduan sepi termenung ku menyiksa jiwa
No comments: