menebar jala kehidupan di rerumputan hitam
tak ada kedamaian terasa menggantung di langitku
sepoi angin tak sudi membimbing jala mimpiku
menemui kehidupanku yg tak pasti
masih tak ku temui apa yg ku cari
hanya sepi merajam hati yang selalu menemani
ditiap hari, ditiap mimpi
tak ada yg kurasa
angin masih berhembus menebar jala kesunyian
disini
masih menunggu kehidupan ku yg terasa sepi
awan yg terpampang nyata
tak terasa menyiksa mata hati
dalam lamunan yg kosong ku beradu
mengisi kekalahan hari yg terbiasa
terbiasa dipecundangi kehidupan
tanpa keraguan
dan tanpa ampun
ku kalah dalam mimpiku sendiri
dan terjatuh semakin jauh dalam pusara kematian hati
No comments: