Untitle by Virionheart & Titi Aoska
selain darah, isi dada buncah
beberapa mata mengawasi rakus
seonggok aku yang mampus
segenggam degup menjalar ular
desisnya menyumpal jantung yang patung
mengerang-gerang dalam dalam
sebaknya selayak kayak tak berawak
ini kubawa aku yang wagu
berjalan ke arahmu sepenuh utuh
mendongengkan rasa cengeng
silu aku biru pada tingkah rancu
patung-patung adalah aku
aku yang mematung pun terkatung
pecah merekah pada satu arah
ah, kulitku tak lagi beroma
2015
No comments: