apa yang ku cari saat malam?
hanya sekedar nafsu dan birahi yang merajai otak
bukan sekedar melepaskan angan semu
tapi merobek kelakar setan yang mengumpat di dada
dia menjadi musuhku
tapi dia mempertuhankan aku
aku benci semua ocehannya
tapi tetap saja aku terhunus lidah busuknya
busuk yang indah
busuk yang ku rindukan
busuk yang ku jamah saat sepi
mungkin hampir gila menyeruak naluri dadaku
tapi dadanya sungguh menggugah semangat
semangat yang mati membusuk penuh belatung kebencian
aku benci dia
ku kutuk dia
tapi. demi keindahan racun di dadanya
aku korbankan jiwaku
jiwa terkutuk
No comments: